Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan

7 Tipe Orang yang Tidak Akan Pernah Sukses

Diposting oleh Archi on Kamis, 26 September 2013


Setiap orang pasti ingin sukses dalam setiap pekerjaan yang dilakukannya. Namun percayalah kalau sifat dan kepribadian Anda sendiri akan memengaruhi kesuksesan dalam bekerja. Dalam hubungan kedua hal ini, ada tujuh kepribadian orang yang dinilai tidak akan pernah sukses dalam pekerjaannya.

1. Orang yang mudah tertipu
Percaya pada perusahaan itu boleh-boleh saja, tapi hati-hati jangan terlalu mudah percaya pada semua hal. Ketika pimpinan kantor mengatakan sesuatu yang mungkin Anda sendiri tahu bahwa alasan ini sangat dibuat-buat maka ada baiknya untuk tidak diam saja dan menerimanya. Misalnya, "Anda tidak mendapatkan promosi di tahun ini, tapi pasti di tahun depan."

Anda boleh saja kok untuk sedikit bernegosiasi dengan hal ini. Ibaratnya, sama seperti saat Anda membeli mobil tanpa menawar. Jika Anda berusaha untuk keluar dari dealer maka si penjual pasti memberi diskon untuk Anda. Dalam pekerjaan hal ini juga berlaku.

Dengan berbagai ucapan ini, perusahaan sebenarnya ingin bernegosiasi dengan Anda. Tujuannya adalah mereka ingin mendorong Anda untuk bekerja lebih baik dan membuat Anda bertahan di perusahaan tersebut, tapi di sisi lain mereka ingin menghemat uang perusahaan, menahan kenaikan gaji, promosi jabatan. Kalau sudah begini, jangan hanya menerimanya saja, Anda harus memperjuangkan hak Anda.

2. Groupthinker
Groupthinker atau para pemikir kolot yang berkelompok adalah masalah psikologis yang merajalela di tempat kerja. Semakin lama Anda bekerja di sebuah perusahaan maka populasinya akan semakin besar. Akhirnya terbentuk kumpulan karyawan senior yang kurang mawas dengan perkembangan di luar. Orang-orang ini adalah alasan mengapa banyak hal di kantor tidak diperbaharui, seperti misalnya; teknologi kantor, kebijakan yang sudah ketinggalan jaman, atau hal-hal lainnya di kantor yang tidak diperbaharui. Dalam tim kerja kolot ini Anda akan selalu mendengar kalimat "Kamu tidak bisa melakukan itu, karena kami tidak terbiasa melakukannya dan ini tidak seperti yang biasanya selalu dilakukan di kantor!"

Sangat mudah melihat tipe orang seperti ini, terutama jika Anda adalah orang baru di kantor. Grupthink ini biasanya duduk bergerombol bersama-sama dan ngobrol serta mengungkapkan hal-hal aneh, dan selalu mengeluh setiap ada tugas atau hal baru yang diterapkan di kantor. Kalau menemukan hal seperti ini, sebaiknya Anda hindari dan jangan bergabung dengan kelompok ini. Kelompok ini akan mengganggu karier dan membuat Anda justru jadi bodoh.

3. Orang yang terlalu takut
Seperti biasa, orang akan melakukan hal konyol ketika mereka takut. Orang-orang seperti inilah yang akan menyebabkan masalah serius di tempat kerja. Misalnya ketika mereka takut dipecat, maka ketika kantor menemukan sebuah kesalahan dalam pekerjaan tim, jangan kaget kalau ia akan menumpukan semua kesalahan pada Anda. Orang seperti ini akan selalu mencari aman untuk posisinya sendiri sekalipun mereka harus mengorbankan Anda.

4. Orang yang apatis
Sesekali mengambil cuti kerja tentu tak masalah. Namun tak dimungkiri kalau ada saja teman kerja yang sirik dengan masa cuti Anda ini. Apalagi kalau dia tahu-tahu selalu menghubungi Anda untuk masalah pekerjaan atau justru malah menyindir Anda karena bersenang-senang, sementara mereka harus bekerja keras saat Anda cuti. Menyebalkan pasti!

Tak cuma itu saja, orang apatis juga sering menunjukkan sikap egois. Anda mungkin pernah menjadi korban si apatis saat bekerja. Salah satunya mungkin dengan kalimat "Kamu lembur yah, tolong kerjakan yang ini soalnya saya harus pulang cepat anak-anak sudah menunggu," Apa maksudnya sih? setiap orang kan juga punya urusan, tapi nggak begini juga caranya. Tak ada salahnya sesekali mengasihani orang-orang seperti ini, tapi usahakan agar Anda tak jadi rekan kerja yang apatis juga.

5.  Si pecundang yang selalu berpikir negatif
Setiap kali Anda berhasil dalam pekerjaan atau mendapatkan pujian dari si bos, pasti ada saja rekan kerja yang sirik dengan hal ini.

Seorang pecundang akan berpikir bahwa Anda bisa mendapatkannya dengan cara yang tidak baik, atau karena adanya dukungan dari seseorang yang punya posisi kuat, atau buruknya, ia berpikir ini hanya keberuntungan semata.
Anda memang tak bisa menghentikan atau mengubah pikiran orang-orang seperti ini. Satu-satunya melawan si pecundang adalah dengan memberinya berbagai kejutan dengan keberhasilan Anda yang terbaik setiap waktu. Ini akan menghilangkan si pecundang, satu per satu sekaligus meningkatkan nilai di mata bos dan meningkatkan penghargaan pada diri sendiri.

6. Si biang gosip
Kalau bertemu tipe teman kantor seperti ini pasti ujung-ujungnya bergosip dan ngomongin orang. Ada gosip ringan dan ada juga gosip yang sudah menjurus ke arah bahaya. Jika Anda berusaha untuk masuk ke dalam kelompok yang seperti ini, maka dijamin karier pasti kacau.

7. Orang yang gemar minta maaf
Salahkah minta maaf? Tentu tidak salah selama Anda memang benar-benar sudah melakukan sesuatu yang salah. Namun ketika tak melakukan kesalahan apa gunanya minta maaf?

Mungkin Anda sering mendengar atau justru sering melakukannya permintaan maaf tanpa kesalahan ini. Misalnya, "Maaf ya kalau presentasi saya kurang bagus," "Maaf ya kalau pekerjaan saya kurang bagus," "Maaf ya kalau website saya jelek," dan lain-lainnya.

Kata-kata maaf di kalimat ini tidak salah karena Anda tak bermaksud untuk sombong (sekalipun pekerjaan Anda sangat bagus). Sebaliknya, justru kalimat ini menunjukkan kepercayaan diri yang sangat rendah. Yang harus dilakukan adalah jadi lebih percaya diri namun tidak sombong.
Sumber :

More about → 7 Tipe Orang yang Tidak Akan Pernah Sukses

Benarkah Ginseng Tambah "Kejantanan" Pria?

Diposting oleh Archi on Rabu, 21 Agustus 2013

Berkaitan dengan aktivitas seksual, masyarakat percaya ada beberapa makanan yang dipercaya memiliki khasiat khusus untuk mengatasi keloyoan organ vital pria. Salah satunya adalah ginseng.

Ginseng merupakan tanaman akar yang sudah dipakai ribuan tahun dalam praktik pengobatan China. Herbal ini direkomendasikan untuk meningkatkan daya tahan, meningkatkan daya ingat, bahkan memperpanjang umur.

Ada beberapa jenis ginseng yang terkenal, antara lain American ginseng (Panax quinquefolius), Korea ginseng, Panax ginseng, dan Siberian ginseng. Namun, Siberian ginseng tidak memiliki senyawa yang sangat penting, gensenodes. 

Ginseng yang terkenal akan khasiatnya dalam hal kemampuan ereksi pria adalah ginseng yang berasal dari Korea yang disebut ginseng merah. Bahkan ginseng ini disebut-sebut mampu meningkatkan gairah seksual, jumlah sperma, serta pergerakan sperma.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2003 disebutkan, suplementasi ginseng merah ternyata aman dan efektif untuk meningkatkan kemampuan ereksi pria, bahkan pada kasus impotensi yang cukup parah dan tidak bisa diatasi oleh obat impotensi seperti Viagra.

Meski begitu, ginseng Korea ini memiliki efek samping berupa gangguan tidur, terutama jika diminum dengan kopi, serta bisa membuat seseorang lebih mudah marah. 

Pada kasus yang jarang, konsumsi ginseng juga akan meningkatkan tekanan darah, gangguan pencernaan seperti diare dan muntah, serta meningkatkan risiko perdarahan. Karena itu dokter melarang konsumsi suplemen ginseng pada pasien hipertensi, dan seminggu sebelum operasi. 

Pasien yang mengonsumsi obat-obatan medis seperti obat hipertensi, penyakit jantung, diabetes, pereda nyeri, serta antidepresan, tidak disarankan mengonsumsi ginseng. 

Para ahli juga tidak menyarankan konsumsi ginseng secara terus-menerus, tetapi dalam satu siklus. Misalnya, konsumsi ginseng setiap hari selama satu minggu, lalu hentikan untuk dua minggu, baru mulai konsumsi lagi. Untuk amannya, konsultasikan dulu kondisi kesehatan Anda sebelum mengonsumsi ginseng.
More about → Benarkah Ginseng Tambah "Kejantanan" Pria?

Ngorok Juga Dapat Memicu Kebutaan

Diposting oleh Archi on Senin, 19 Agustus 2013

Ngorok atau mendengkur merupakan gejala dari sleep apnea atau gangguan henti napas saat tidur. Sleep apnea diketahui dapat memicu penyakit lainnya seperti penyakit jantung, diabetes, stroke, hingga kematian mendadak.

Namun tak hanya itu, sebuah studi baru menemukan, sleep apnea juga bisa menjadi pemicu penyakit mata yang disebut glaukoma. Para peneliti pun menyarankan agar penderita sleep apneauntuk melakukan pemeriksaan mata.

Dalam studi yang dipublikasi dalam jurnal Ophthalmology tersebut, para peneliti menganalisa data rekam medis lebih dari 1.000 pasien berusia 40 tahun atau lebih. Para pasien telah didiagnosa menderita sleep apnea selama tahun 2001 dan 2004. Sebagai perbandingan, para peneliti juga memiliki kelompok kontrol yang terdiri lebih dari 6.000 orang.

Mereka mencatat, responden yang menderita sleep apnea 1,67 kali lebih mungkin mengalami penyakit glaukoma tipe umum (glaukoma sudut terbuka) dalam jangka waktu lima tahun dibandingkan mereka yang tidak punya sleep apnea .

Glaukoma merupakan penyebab kedua kebutaan di seluruh dunia. Studi sebelumnya menemukan, glaukoma lebih umum terjadi pada penderita sleep apnea. Sehingga studi menyimpulkan sleep apneamerupakan faktor risiko independen untuk glaukoma.

Peneliti studi Herng-Chin Lin dari College of Medical Science and Technology di Taipei Medical University, Taiwan mengatakan, hasil studi diharapkan dapat memperbaiki kewaspadaan dokter terhadap pasien yang mengalami sleep apnea. Ini karena hubungan antara sleep apnea dan glaukoma sudut terbuka semakin erat.

"Kami berharap studi ini dapat meningkatkan kesadaran penderita sleep apnea untuk segera mendapat penanganan," ujarnya.

Sleep apnea dicirikan dengan henti napas saat tidur dan diperkirakan dialami oleh 100 juta orang di seluruh dunia. Dan hampir 60 persen di antaranya juga menderita glaukoma. JIka tidak segera ditangani, glaukoma dapat menurunkan kualitas penglihatan tepi dan merusak saraf optik mata. 

Hanya setengah dari penderita glaukoma yang sadar akan penyakit ini. Hal ini mungkin karena glaukoma tidak memberikan rasa sakit, dan penurunan kualitas penglihatan terjadi secara perlahan.

American Academy of Opththalmology merekomendasikan untuk melakukan pemeriksaan mata saat sudah mencapai usia 40 tahun. Karena saat itu, tanda-tanda penyakit dan perubahan penglihatan mulai terjadi.

Sumber :
Editor :
Asep Candra
More about → Ngorok Juga Dapat Memicu Kebutaan

Kegiatan Sore yang Bisa Menambah Berat Badan

Diposting oleh Archi on Rabu, 14 Agustus 2013

Kita mungkin melakukan banyak usaha untuk mencegah naiknya berat badan, seperti sarapan sehat dan olahraga. Namun itu saja tidak cukup selagi kita masih melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk di sore hari yang tanpa sadar justru menambah tumpukan lemak di sana sini. 

Untuk mencegah terjebak pada kesalahan menimbun lemak di sore hari, ada baiknya Anda mengintrospeksi kebiasaan-kebiasaan yang Anda lakukan. Inilah lima kesalahan di sore hari yang perlu Anda hindari.

1. Makan berat
Makan di antara jam makan siang dan makan malam memang merupakan cara yang baik untuk mencegah lapar dan makan berlebihan pada malam hari. Namun perlu diingat, makan yang dimaksud adalah camilan sehat, bukan makan berat yang mengandung banyak kalori. 

Sebaiknya pilihlah camilan yang banyak mengandung air seperti buah atau sayur sehingga lebih cepat memberikan rasa kenyang. Kacang-kacangan seperti almond atau kacang kulit rebus juga bisa dijadikan pilihan.

2. Melewatkan jadwal berolahraga
Meskipun lelah sehabis bekerja atau masih sibuk dengan pekerjaan, olahraga juga tidak boleh ditinggalkan. Olahraga membantu mempercepat pembakaran kalori sehingga mencegah bertambahnya tumpukan lemak tubuh. Jika tidak sempat untuk berolahraga pada sore hari, maka gantilah jadwal pada pagi hari atau malam hari.

3. Nongkrong di kedai kopi
Santai di kedai kopi sambil mengobrol bersama teman-teman memang musuh utama jika ingin mengurangi berat badan. Meski kopi baik untuk kesehatan, umumnya godaan menambahkan krim dan gula pada kopi sulit dihindari. Padahal kedua bahan tadi mengandung banyak kalori yang "mengurangi" sehatnya kopi. Jika Anda butuh minum kopi, maka pilihlah kopi hitam tanpa tambahan gula ataupun krim. Alternatif lain yaitu menggunakan kopi rendah kalori.

4. Makan camilan tinggi kalori di kantor
Berada di kantor hingga sore, tak jarang orang merasa ingin makan sesuatu. Hal ini tak salah karena pada saat itu makanan saat makan siang sudah hampir selesai dicerna dan perut mulai lapar. 

Sayangnya, pilihan camilan di kantor tak selamanya sehat, apalagi kalau kantor Anda sering mengadakan selebrasi dengan menyediakan makanan seperti pizza atau cake penuh krim. Agar tidak mengganggu program Anda, maka pastikan porsi yang Anda makan kecil dan cukup untuk sekadar memuaskan keinginan makan.

5. Selalu pergi ke dapur kantor
Jika kantor berbaik hati selalu menyediakan makanan di dapurnya, bisa jadi bukan rasa senang yang didapat, melainkan rasa sesal. Terlerbih lagi, makanan yang disediakan adalah makanan tinggi kalori. Namun, jangan salahkan kantor. Sebaliknya, Andalah yang perlu mengontrol diri untuk tidak tergoda dengan makanan-makanan tersebut.
Sumber :
More about → Kegiatan Sore yang Bisa Menambah Berat Badan